Gubernur Sumsel Herman Deru Ingatkan Efek Domino Konflik Global terhadap BBM dan Kebutuhan Pokok

Berita8 Views
banner 468x60

Sumsel (Negerikunews.click) – Ketegangan geopolitik global mulai menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengingatkan masyarakat agar tidak bereaksi berlebihan terhadap potensi dampak konflik internasional, khususnya yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Selasa, 10 Maret 2026.

Dalam keterangannya di Palembang, Senin, ia menilai situasi global saat ini berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi, terutama pada sektor energi yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

banner 336x280

Menurutnya, konflik yang terjadi di kawasan strategis dunia dapat mengganggu distribusi energi internasional. Salah satu titik krusial yang disorot adalah Selat Hormuz, yang selama ini menjadi jalur utama pengiriman minyak dunia.

Gangguan pada jalur tersebut, kata dia, tidak hanya berdampak pada negara produsen, tetapi juga berpotensi menimbulkan efek berantai terhadap harga berbagai komoditas di daerah, termasuk di Sumatera Selatan.

Ia menegaskan bahwa kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memiliki dampak luas, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga dari sisi psikologis masyarakat. Kondisi ini dinilai rentan memicu kepanikan, seperti aksi pembelian berlebihan terhadap kebutuhan pokok.

“Efeknya bukan hanya angka di pasar, tetapi juga psikologis masyarakat. Ini yang harus diantisipasi agar tidak terjadi panic buying,” ujarnya.

Lebih lanjut, Herman Deru berharap gejolak harga energi global tidak sampai berdampak signifikan di dalam negeri. Namun, ia mengingatkan bahwa potensi fluktuasi tetap harus diwaspadai karena dapat memengaruhi seluruh sektor ekonomi.

Di sisi lain, perhatian juga diberikan terhadap warga Sumatera Selatan yang berada di wilayah konflik. Pemerintah provinsi, kata dia, terus melakukan pemantauan melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam urusan luar negeri.

Ia menegaskan bahwa keputusan terkait keamanan warga negara Indonesia di luar negeri sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat, mengingat hal tersebut berkaitan dengan hubungan bilateral antarnegara.

“Kita mengikuti arahan pusat. Jika situasi sudah dinyatakan aman, diharapkan warga bisa segera kembali ke Indonesia,” katanya. (rd)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *