Gubernur Herman Deru dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Tanam Jagung Serentak, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita3 Views
banner 468x60

OGAN ILIR (Negerikunews.click) – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan melalui gerakan tanam jagung serentak yang dilaksanakan di berbagai daerah. Di Sumatera Selatan, kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, dengan melibatkan berbagai elemen pemerintah dan petani.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, turut mendampingi Listyo Sigit Prabowo dalam pelaksanaan tanam jagung kuartal I tahun 2026 yang berlangsung di Jalan Palembang–Kayu Agung, Sabtu (7/3/2026).

banner 336x280

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk menjaga ketersediaan pangan, sekaligus mendukung arah pembangunan yang tertuang dalam program prioritas pemerintah pusat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menekankan bahwa kebutuhan pangan nasional terus meningkat, terutama seiring pelaksanaan program strategis seperti Makan Bergizi Gratis yang membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar dan berkelanjutan.

Menurutnya, pengembangan komoditas jagung memiliki peran penting karena mampu menopang kebutuhan pangan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi daerah, khususnya bagi para petani.

“Jagung bukan hanya soal pangan, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat. Dengan adanya kepastian penyerapan hasil panen, petani akan semakin termotivasi untuk meningkatkan produksi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dinamika global, termasuk konflik di berbagai belahan dunia, turut memengaruhi stabilitas harga pangan dan energi. Kondisi ini menjadi alasan kuat bagi Indonesia untuk memperkuat kemandirian, terutama di sektor pertanian.

Lebih lanjut, Polri disebut berkomitmen mendukung target nasional penanaman jagung seluas 1 juta hektare. Selain sebagai bahan pakan ternak, jagung juga dinilai memiliki potensi sebagai sumber energi alternatif, seperti biofuel, yang dapat menunjang ketahanan energi di masa depan.

Sementara itu, Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, melaporkan bahwa kondisi keamanan di wilayah Sumsel saat ini dalam keadaan kondusif, sehingga mendukung kelancaran pelaksanaan program strategis tersebut.

Ia menyebutkan bahwa target swasembada jagung di wilayah Sumsel pada 2026 berada di kisaran lebih dari 29 ribu hektare, dengan potensi lahan yang tersedia bahkan melampaui target nasional.

Untuk kegiatan di Ogan Ilir sendiri, lahan yang digunakan mencapai sekitar 40 hektare dengan melibatkan ratusan kelompok tani, menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung program ini.

Selain fokus pada sektor pertanian, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran program pembangunan infrastruktur, seperti Jembatan Merah Putih Presisi, serta pengembangan kawasan publik dan fasilitas kepolisian.

Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat menjadi kekuatan utama dalam menjawab tantangan pangan dan ekonomi.

Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, diharapkan Sumatera Selatan mampu menjadi salah satu daerah penopang utama ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (rd)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed