Palembang (Negerikunews.click) – Sumatera Selatan kembali mencatat prestasi membanggakan melalui peluncuran Senam KRIYA (Kreasi Sriwijaya) yang sukses memecahkan dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Jumat (24/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi perpaduan antara olahraga, budaya, dan semangat kebersamaan masyarakat Sumsel dalam menyambut Hari Kartini serta Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Sumatera Selatan.
Peluncuran Senam KRIYA dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra, bersama Ketua TP PKK Sumsel, Feby Herman Deru. Acara ini merupakan inisiatif Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumsel sebagai upaya menghadirkan olahraga berbasis budaya lokal.
Sejak pagi, ribuan peserta memadati lokasi kegiatan dengan mengenakan wastra khas Sumatera Selatan. Suasana penuh warna dan antusiasme tampak ketika peserta mengikuti gerakan senam yang dipadukan dengan musik dan nuansa budaya Sriwijaya.
Gerakan senam yang energik dipadukan dengan unsur tradisi daerah menjadikan KRIYA tampil berbeda sebagai identitas baru olahraga masyarakat Sumsel.
Puncak acara ditandai dengan pengumuman dari MURI yang menetapkan kegiatan tersebut berhasil memecahkan dua rekor sekaligus, yakni kategori senam dengan jumlah peserta terbanyak dan peserta mengenakan wastra Sumsel terbanyak, baik pria maupun wanita.
“Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan semangat persatuan dan kekompakan masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Edward Candra.
Sementara itu, Ketua TP PKK Sumsel, Feby Herman Deru, menyampaikan bahwa Senam KRIYA diharapkan tidak hanya menjadi aktivitas olahraga semata, tetapi juga mampu menjadi simbol identitas budaya daerah.
Menurutnya, senam tersebut akan terus diperkenalkan secara luas melalui jaringan PKK hingga tingkat kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
“Ke depan, KRIYA akan terus disosialisasikan dan dikembangkan agar menjadi kebanggaan masyarakat Sumsel,” katanya.
Ia juga menilai KRIYA memiliki potensi menjadi media efektif untuk memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda melalui pendekatan yang sehat dan menyenangkan.
Senada dengan itu, Edward Candra menegaskan bahwa Senam KRIYA merupakan inovasi positif yang harus dijaga keberlanjutannya.
“Bukan hanya untuk menjaga kesehatan, tetapi juga sebagai upaya melestarikan budaya daerah agar tetap dikenal dan dicintai masyarakat,” tegasnya.
Dengan capaian dua rekor MURI tersebut, Senam KRIYA kini resmi menjadi ikon baru yang memadukan olahraga, budaya, dan semangat kebersamaan masyarakat Sumatera Selatan. (rd)











