Herman Deru Tantang Pengusaha Muda Sumsel Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Berita5 Views
banner 468x60

PALEMBANG (Negerikunews.click) — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru resmi membuka Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) 2026 yang digelar oleh HIPMI Sumatera Selatan di The Sultan Convention Center, Rabu (29/04/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis bagi kalangan pengusaha muda untuk membahas penguatan ekonomi daerah melalui pengembangan hilirisasi berbagai komoditas unggulan Sumatera Selatan.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa Sumsel memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar dan sejak lama menjadi daya tarik ekonomi. Namun menurutnya, pola pengelolaan yang hanya berorientasi pada penjualan bahan mentah harus mulai diubah menuju pengolahan bernilai tambah.

“Potensi terbesar kita saat ini ada pada hilirisasi. Nilai ekonomi akan meningkat jika sumber daya yang dimiliki diolah lebih lanjut dan dikelola dengan baik,” ujar Herman Deru.

Ia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga dan mengembangkan potensi ekonomi daerah, terutama di tengah meningkatnya minat investasi dari luar daerah maupun luar negeri.

Karena itu, Herman Deru mendorong kader HIPMI Sumsel agar mampu menjadi pelaku utama dalam pembangunan ekonomi daerah, bukan hanya menjadi penonton di daerah sendiri.

“Pemuda harus siap menjadi pemain utama. Jangan hanya menjadi pejuang untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi bagi Sumatera Selatan,” katanya.

Selain itu, Herman Deru juga meminta HIPMI Sumsel memperluas pembinaan dan pengembangan usaha hingga ke tingkat desa. Menurutnya, masih banyak potensi ekonomi desa yang belum berkembang secara optimal karena kurangnya pendampingan, manajemen usaha, dan motivasi kewirausahaan.

Ia berharap para pengusaha muda dapat hadir langsung di daerah-daerah sebagai motivator sekaligus pencipta peluang kerja baru bagi masyarakat.

“Banyak potensi desa yang belum tergarap maksimal. Anak muda harus berani mengambil peran untuk mengembangkan potensi tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Sumatera Selatan, M. Puri Andamas, menjelaskan bahwa FORBISDA 2026 digelar selama dua hari sebagai wadah memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan komoditas unggulan daerah.

Menurutnya, forum tersebut membahas berbagai strategi pengembangan sektor potensial seperti kopi, sawit, dan kelapa agar mampu memberikan nilai tambah ekonomi melalui pengelolaan dari hulu hingga hilir.

“Melalui FORBISDA ini, kami ingin mendorong lahirnya strategi bersama dalam mengelola potensi daerah agar lebih produktif dan memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

Forum tersebut diharapkan mampu melahirkan gagasan dan langkah konkret dalam memperkuat peran pengusaha muda sebagai motor pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan di masa mendatang. (rd)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *