Gubernur Sumsel Herman Deru Siapkan Modal Usaha bagi Pemuda Eks Kamboja, Dorong Bangkit dari Penipuan Kerja

Berita18 Views
banner 468x60

Sumsel (Negerikunews) – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengambil langkah konkret dalam membantu pemulihan 15 warga negara Indonesia asal Palembang yang sebelumnya terlantar di Kamboja akibat penipuan lowongan kerja.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, memastikan para pemuda tersebut tidak hanya dipulangkan, tetapi juga diberikan peluang baru untuk bangkit melalui bantuan modal usaha.

banner 336x280

Pernyataan itu disampaikan saat ia menerima langsung kepulangan mereka di Auditorium Graha Bina Praja, Senin (30/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk hadir setelah para pemuda itu kembali ke tanah air. Ia menilai, keputusan mereka berangkat ke luar negeri dilatarbelakangi keinginan mencari penghidupan yang lebih baik.

Sebagai bentuk dukungan, ia bahkan menantang mereka untuk segera memulai usaha secara mandiri dengan pendanaan dari pemerintah. Skema yang ditawarkan adalah pembentukan kelompok usaha kecil agar lebih mudah berkembang.

“Saya ingin kalian bangkit. Bentuk kelompok usaha, nanti kita bantu modalnya,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman pahit yang dialami para pemuda tersebut harus menjadi pelajaran berharga sekaligus motivasi untuk membangun masa depan di daerah sendiri. Ia optimistis, mereka dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya agar tidak mudah tergiur tawaran kerja di luar negeri yang belum jelas.

Herman Deru juga menekankan bahwa peluang ekonomi di Sumatera Selatan masih terbuka luas, selama ada kemauan dan kreativitas. Ia menyebut berbagai sektor usaha seperti kuliner, bengkel, hingga jasa lainnya dapat menjadi pilihan realistis.

Untuk memperkuat langkah tersebut, ia meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Selatan memberikan pelatihan sesuai minat dan keahlian masing-masing pemuda, sehingga usaha yang dijalankan memiliki daya saing.

Di sisi lain, proses pemulangan para WNI tersebut merupakan hasil kerja sama lintas lembaga. Pemerintah provinsi berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Sumatera Selatan serta didukung oleh Bank Sumsel Babel dalam memfasilitasi kepulangan mereka.

Salah satu pemuda yang telah kembali, Varel, mengungkapkan rasa syukurnya bisa pulang dengan selamat. Ia mengaku ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memulai usaha bengkel las di Palembang.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu. Saya ingin mulai usaha sendiri di sini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Sumsel, Indra Bangsawan, sebelumnya menyampaikan bahwa sebagian besar korban telah berhasil dipulangkan melalui koordinasi intensif, sementara satu orang lainnya kembali secara mandiri.

Dengan adanya dukungan modal dan pelatihan, pemerintah berharap para pemuda tersebut dapat segera mandiri secara ekonomi serta menjadi contoh bahwa peluang sukses tidak harus dicari hingga ke luar negeri. (rd)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *