Gubernur Sumsel Herman Deru Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman dan Terkendali

Berita7 Views
banner 468x60

PALEMBANG (Negerikunews.click) – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut digelar di Griya Agung, Palembang, Kamis (12/3/2026), dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektoral.

Apel ini menjadi penanda dimulainya operasi pengamanan terpadu yang bertujuan memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar, baik saat arus mudik maupun arus balik.

banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru membacakan amanatListyo Sigit Prabowoyang menegaskan pentingnya kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026.

Ia menyampaikan bahwa kondisi global saat ini yang dipengaruhi konflik geopolitik turut berdampak pada stabilitas ekonomi dunia, termasuk potensi fluktuasi harga energi dan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kesiapsiagaan tidak hanya di sektor keamanan, tetapi juga dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial.

Operasi Ketupat 2026 sendiri akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan lebih dari 161 ribu personel gabungan dari TNI, Polri, serta berbagai instansi terkait. Pengamanan difokuskan pada ribuan objek vital seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, hingga destinasi wisata.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai kebijakan pendukung seperti pengaturan lalu lintas melalui sistem one way, contra flow, dan ganjil-genap, serta pembatasan operasional angkutan barang guna mengurangi potensi kemacetan.

Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, menegaskan bahwa Operasi Ketupat tidak semata soal pengamanan lalu lintas, tetapi juga merupakan bentuk pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri.

Dokumentasi Gubernur Sumsel Herman Deru Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026

Menurutnya, pendekatan humanis dalam pelayanan menjadi kunci untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Dalam rangka mengantisipasi lonjakan kendaraan, sejumlah jalur strategis di Sumatera Selatan turut menjadi perhatian, baik jalur lintas provinsi maupun ruas tol utama seperti Palembang–Indralaya, Kayuagung–Palembang, hingga Indralaya–Prabumulih.

Pemerintah juga telah memetakan titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta menyiapkan langkah antisipasi melalui penempatan personel di lapangan, edukasi tertib berlalu lintas, hingga kesiapan tim tanggap darurat.

Dokumentasi Gubernur Sumsel Herman Deru Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026

Herman Deru menekankan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pengamanan Lebaran. Ia meminta seluruh pihak terus menjaga sinergi agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

“Pengamanan mudik tidak hanya soal lalu lintas, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan keselamatan masyarakat secara menyeluruh. Semua harus terkoordinasi dengan baik,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari unsur TNI yang menyiapkan ribuan personel siaga serta posko transit bagi pemudik, sementara DPRD Sumsel memastikan komitmen penuh dalam mendukung kesiapan infrastruktur dan transportasi.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan optimistis pelaksanaan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan hari kemenangan bersama keluarga. (rd)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *