Wagub Sumsel Prihatin soal Gaji Pemain yang Tak Kunjung Dibayar

banner 468x60

Palembang – (NegerikuNews.com) – Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Eddy Yusuf, menyayangkan terlambatnya pembayaran gaji pemain Sriwijaya FC. Menurut Eddy, sebaiknya menajemen Sriwijaya FC dapat menjalankan roda organisasi secara profesional, agar tidak mengurangi konsentrasi pemain.

”Sriwijaya FC kan ikonnya Sumsel, sarana promosi daerah, sebagian orang kenal Palembang karena Sriwijaya FC. Jadi, harapan kita, supaya manajerial dijalankan, jangan sampai Sriwijaya C bubar” kata Eddy di Palembang, Jumat, 17 Juni 2011.

banner 336x280

Sebelumnya, berdedar kabar bahwa dalam tiga bulan terakhir seluruh pemain Sriwijaya FC belum menerima gaji. Keluhan ini disampaikan pula oleh pemain kepada media massa. Masyarakat pencinta bola turut prihatin atas kabar tersebut.

Menajer Teknik Sriwijaya FC, Hendri Zainudin, mengatakan  Ferry Rotunsulu dan kawan-kawan sudah dua bulan tidak mendapatkan hak mereka sebagai pemain. “Yang benar itu hanya dua bulan, bukan tiga bulan. Kami sudah beritahu pemain sebelum mereka melawan PSPS beberpa waktu yang lalu,” kata Hendri.

Hendri memastikan, pemain dapat memahami kondisi yang tengah dihadapi manajemen. Hendri berjanji untuk segera membayarkan gaji pemain paling lambat awal Juli 2011.

Menurut Hendri, keterlambatan pembayaran gaji bulan April dan Mei tersebut hanya persoalan teknis. Sebenarnya, kata dia, Sriwijaya FC mampu membayar gaji pemain, namun uangnya dipakai untuk biaya perjalanan ke Thailan dalam ajang AFC Cup.

Selain itu, kas Sriwijaya FC terkuras untuk membayar denda tiga kali akumulasi dan untuk membayar bonus pemain senilai Rp. 259 juta.

Sebagai alternative untuk membayar gaji pemain, saat ini Sriwijaya FC tengah meminjam dana dari KONI Sumatera Selatan sebesar Rp 3,5 miliar. Dipastikan, sebelum berakhirnya kompetisi 2010/2011 seluruh tunggakan akan dibayarkan.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed