Gubernur Sumsel Herman Deru Dorong Kolaborasi OPD, APIP, dan KPK Lawan Korupsi

banner 468x60

PALEMBANG – ( NegerikuNews.click ) – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menekankan pentingnya sinergi antara organisasi perangkat daerah (OPD), Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mencegah korupsi.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Herman Deru dalam Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi 2025 melalui MSCP KPK REA yang berlangsung di Graha Bina Praja, Selasa (23/9). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan berita acara pertemuan dan penyampaian piagam pengawasan/audit intern.

banner 336x280

“APIP harus dilihat sebagai mitra strategis. Kehadiran KPK pun bukan untuk menakuti, tetapi untuk mencegah agar tidak terjadi pelanggaran,” kata Gubernur Herman Deru dalam keterangannya, Rabu (24/9). Gubernur Herman Deru menyoroti beberapa hal penting dalam entry meeting dengan Tim Koordinasi dan Supervisi (Korsup) KPK, salah satunya percepatan pensertifikatan aset daerah. Menurut Herman Deru, aset yang belum jelas status hukumnya bisa menjadi celah masalah di kemudian hari.

“Ini harus jadi perhatian serius. APIP bersama inspektorat wajib menertibkan aset daerah,” tegasnya mengingatkan. Selain itu, Herman deru mengingatkan OPD untuk tetap mengacu pada RPJMD dalam menyusun dan melaksanakan program.

Belanja daerah, lanjutnya, harus difokuskan pada kegiatan yang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Herman Deru juga menekankan pentingnya SPIP, manajemen risiko fraud, serta penegakan budaya anti-fraud di seluruh jajaran. “Kami harus memberikan contoh nyata bahwa Sumsel konsisten dalam pemberantasan kecurangan,” ucapnya.

Kasatgas KPK Wilayah II Untung Wicaksono menyambut baik komitmen Pemprov Sumsel. Dia meminta kepala OPD agar berani berkata jujur dan bekerja dengan sepenuh hati. “Jangan anggap APIP itu pengawas yang menakutkan. Mereka adalah mitra untuk memastikan roda pemerintahan berjalan dengan benar,” jelasnya. Menurut Untung, salah satu masalah yang masih sering ditemui adalah persepsi negatif terhadap APIP. Untung menilai hal tersebut harus segera diubah agar tercipta sinergi yang sehat.

“APIP justru hadir untuk memberikan perlindungan, agar tidak ada kebijakan yang melenceng dari aturan,” tambahnya. Kegiatan ini juga dihadiri Sekda Sumsel Edward Candra, PIC Korsup Sumsel Norce Martauli Sitanggang, serta seluruh kepala OPD Pemprov Sumsel. Dengan semakin kuatnya sinergi antara Pemprov Sumsel, APIP, dan KPK, diharapkan pencegahan korupsi bisa dilakukan lebih efektif, sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *